| 28 Agustus 2008 |
Kisah
Kios Narkoba (3, selesai)
16 Juli 2008 - 10:29 WIB
Yuliyanti
"Kalau mau pakai narkoba, jangan nyuntik. Tapi kalau mau suntik, pakai yang steril. Lu sesungguhnya bisa berhenti. Kami punya program yang bisa bikin lu berhenti."
APARAT kepolisian dan masyarakat masih menganggap pecandu narkoba sebagai pelaku tindak kriminal. Padahal, pecandu adalah kelompok rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan, terutama dari penularan HIV.
"Apakah dari sisi hukum pengguna narkoba adalah kriminal? Itu pun masih dalam perdebatan," kata Suhendro, pengacara Kios. "Tapi di sini isunya adalah kesehatan. Setiap warga punya hak untuk bebas dari penyakit menular. Jadi, untuk melindungi si napzun dan keluarganya. Lebih general lagi, (melindungi) warga sekitar."
Untunglah kini aktivis Kios tidak lagi harus main petak umpet dengan Badan Narkotika Nasional untuk membagikan jarum suntik steril. Sudah ada kesepakatan antara Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan BNN untuk membagikan jarum suntik steril kepada pecandu untuk mencegah penularan HIV.
Jaringan Kios pun makin luas. Tak hanya institusi kesehatan, lembaga pemasyarakatan juga mendukung upaya mereka. Belum lama ini Kios bekerja sama dengan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mengadvokasi pecandu yang menjadi korban kekerasan polisi.
Suhendro melihat tingkat kekerasan aparat keamanan terhadap pemakai narkoba semakin tinggi. Padahal, sejatinya pemakai narkoba adalah korban. "Lama-lama kami lihat (isu narkoba) sebagai isu politik. Harus ada kebijakan politik pemerintah untuk memperbaiki keadaan ini. Karena tanpa dukungan itu, akan nihil," ujarnya.
Para pecandu adalah korban yang seharusnya mendapat rehabilitasi, bukannya dipenjara. Namun, data Kios menunjukkan hampir setiap hari terjadi kasus kematian di lembaga pemasyarakatan. Kebanyakan korban adalah pecandu narkoba.
"Hukum memang tidak bisa dipermainkan, tapi bisa diperjualbelikan, sehingga banyak bandar yang lolos dari jerat hukuman," kata Suhendro. Padahal, menurut dia, para bandar narkoba itulah yang seharusnya masuk penjara.
"Pecandu narkoba mengisi hampir separuh penghuni (kapasitas) LP. Ini cukup ‘menggembirakan' untuk produk-produk hukum kita yang bodoh...." kata Suhendro sambil tertawa. (E2)
Foto: VHRmedia.com/Dian Ali Rachman
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
- Aulia Pohan Akui Tahu Penggunaan Dana YPPI17 Juli 2008 - 12:19 WIB
- MA Tolak PK Terpidana Kasus Psikotropika 29 Maret 2008 - 11:50 WIB
- Raja Narkoba Meksiko Tertangkap22 Januari 2008 - 14:16 WIB
- Amerika Serikat Tinjau Ulang Suntik Mati7 Januari 2008 - 13:54 WIB
- Penyebaran AIDS di Papua Mengkhawatirkan19 November 2007 - 17:53 WIB
Kisah Terkait
- Kios Narkoba (2)9 Juli 2008 - 15:53 WIB
- Kios Narkoba (1)2 Juli 2008 - 14:39 WIB
- Tambak Uang Si Adeb12 Februari 2008 - 14:50 WIB
Agenda
Berita Terkini
Polda Jatim Akan Usut Kasus Salah Tangkap
28 Agustus 2008 - 15:15 WIB
Dinkes Jombang agar Optimalkan Program KRR
28 Agustus 2008 - 13:31 WIB
IMF Diduga Intervensi, Segera Revisi UU Migas
28 Agustus 2008 - 13:17 WIB
Bekas Ketua DPRD Sleman Diadili Awal September
28 Agustus 2008 - 12:15 WIB
Perpanjangan Jabatan Kapolri Hambat Regenerasi
28 Agustus 2008 - 11:9 WIB
Inspirasi
Kampus, Rumah Bersalin, dan Anak Jalanan
25 Juli 2008 - 14:10 WIB
Tidak biasanya saya menumpang angkutan umum saat jam-jam sibuk. Tapi Senin malam lalu saya menghabiskan sekitar satu jam di angkutan umum menuju sebuah rumah sakit bersalin di kota ini untuk memberi selamat kepada teman lama yang baru dikaruniai anak pertama.
Pukul 20.38. Saya turun sekitar lima meter menjelang halte tempat saya
Berita Terpopuler
Pegawai Honorer Surabaya Tak Terdata BKN
8 Agustus 2008 - 16:24 WIB
Anggaran Pendidikan Utamakan Gaji Guru
15 Agustus 2008 - 16:58 WIB
Pengesahan PP 41/2007 Jatim Molor
1 Agustus 2008 - 16:1 WIB
Status Tersangka Bupati Sleman Belum Jelas
1 Agustus 2008 - 15:33 WIB
Peraturan 5 Menteri Tak Berkekuatan Mengikat
1 Agustus 2008 - 16:33 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB








