| 07 Oktober 2008 |
Kisah
Masih Ada Damai di Cisalada (3)
25 Juni 2008 - 12:50 WIB
Indah Nurmasari
Jemaat Ahmadiyah tetap rukun dengan para tetangga. Konflik keyakinan yang terus diliput media seakan tak mengusik kerukunan itu.
HUMAEDI tidak takut atas dikeluarkannya surat keputusan tiga menteri yang berisi pembatasan aktivitas Ahmadiyah. Ia merasa ajaran Ahmadiyah tidak salah. Bahkan pada tahun 1953 Departemen Kehakiman telah mengeluarkan surat keputusan yang mengesahkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Pengesahan tu dituangkan dalam keputusan RI.No.JA.5/23/13 tanggal 13 Maret 1953. Bagi Humaedi, ia memilih keyakinan secara sukarela.
Begitu pula Bu Ito. Ia merasa tidak takut atas keluarnya SKB tersebut. "Nggak," katanya. "Nggak begitu takut. Saya tetap yakin sekali dengan keyakinan ini. Saya tidak dipaksa ikut Ahmadiyah dan keyakinan ini tidak bisa diutak-atik lagi."
Walau Cisalada tampak damai, warganya tetap mengantisipasi kemungkinan terjadi penyerangan. Setiap hari para perempuan memasak secara bergantian di dapur umum. Dapur umum itu diperuntukkan setiap orang yang bertamu di desa itu, termasuk para polisi yang menjaga desa mereka. Kegiatan semacam ini telah dilakukan sejak tahun 1934.
"Gunanya untuk menjamu tamu," ujar Maulana MLM Gulam Wahyuddin SY, penanggung jawab Ahmadiyah di Cisalada. "Tamu itu rezeki. Hargailah tamu. Tamu yang datang ke sini nggak akan kelaparan."
Menutup kunjungan kami selama sehari di kampung Cisalada, Ketua Jemaat Ahmadiyah Cabang Cisalada, Basyiruddin Ahmad, menjelaskan asal mula Ahmadiyah masuk di kampung ini.
Dulu orang tua mereka pengikut Islam Tarekat yang mempunyai guru KH Abdurahman dari Banten. Kuburan guru tersebut ada di Cisalada. Istri muda guru itu memang orang Cisalada. Sebelum meninggal dunia, KH Abdurrahman berwasiat kepada istrinya bahwa jika ia meninggal, bila mendengar orang membawa atau mengaku Imam Mahdi sudah datang harus diterima. "Entah itu bangsa Cina, Bombay, India, atau bangsa bule, yang penting mereka membawa ajaran Alquran dan Hadist itu harus diterima. Itu amanat beliau," kata Basyiruddin.
Sekitar tahun 1934 di Jakarta, murid KH Abdurrahman yang di Sadeng, Jakarta, datang. Katanya ada berita Imam Mahdi sudah tiba di Jakarta. (E2)
Foto-foto: VHRmedia/Dian Ali Rachman
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
- Egi Sujana: Buyung dan GM Picu Insiden Monas16 September 2008 - 12:47 WIB
- Suku Amungme Sambangi Kantor PT Freeport 15 September 2008 - 17:3 WIB
- Lagi, Fasilitas Freeport di Timika Disabotase15 September 2008 - 12:10 WIB
- Perempuan Korban FPI Minta Perlindungan10 September 2008 - 18:14 WIB
- Jaksa Minta VCD Ceramah Rizieq Diputar8 September 2008 - 14:59 WIB
Kisah Terkait
- Pojok Indonesia di Hong Kong26 Agustus 2008 - 14:48 WIB
- Masih Ada Damai di Cisalada (2)20 Juni 2008 - 11:54 WIB
- Masih Ada Damai di Cisalada (1)18 Juni 2008 - 17:9 WIB
- Belajar Dalam Genangan28 Februari 2008 - 17:21 WIB
- Celoteh Sedih dari Seberang Kasino7 September 2007 - 16:16 WIB
Agenda
Berita Terkini
Warga Taman BMW Bertahan
7 Oktober 2008 - 17:46 WIB
11 Parpol Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan
7 Oktober 2008 - 16:59 WIB
ASEAN Siapkan Aturan Perlindungan Buruh Migran
7 Oktober 2008 - 16:11 WIB
Komnas HAM: Stop Diskriminasikan Warga Miskin
7 Oktober 2008 - 15:42 WIB
Pemprov Papua Tuntut 30% Pajak PT Freeport
7 Oktober 2008 - 14:16 WIB
Inspirasi
Pendatang dan Makelar yang Menjengkelkan
10 September 2008 - 9:17 WIB
DUA tahun lalu saya membeli tanah dan mendirikan rumah - yang belum juga rampung hingga sekarang - di kampung di pinggiran kota Semarang. Gebyog, Kecamatan Gunungpati, itulah kampung saya sekarang.
Saya memang memilih tinggal di kampung, jauh dari keramaian. Jujur, saya menyingkiri
Berita Terpopuler
Penumpang Kereta Bekasi-Jakarta Membeludak
2 Oktober 2008 - 14:29 WIB
Lebaran Pluralis di Kalimalang
1 Oktober 2008 - 11:16 WIB
Arus Mudik Berlanjut Hingga Hari Ini
2 Oktober 2008 - 13:2 WIB
Bom Bunuh Diri Terus Terjadi di Irak
2 Oktober 2008 - 14:47 WIB
Pengesahan RUU MA Hari Ini Batal
6 Oktober 2008 - 12:32 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







