| 20 November 2008 |
Kisah
Mereka Juga Terlilit BBM (1)
9 Juni 2008 - 14:6 WIB
Liza Desylanhi
Dampak kenaikan harga bahan bakar bukan hanya dirasakan warga miskin. Pekerja kantoran pun dibuat kewalahan.
MATAHARI belum lagi terbit. Santi -bukan nama sebenarnya-- sudah mengayuh sepedanya menuju halaman Kantor Wali Kota Depok, lengkap dengan stelan blazer dan sepatu kerja warta hitam.
Setiap hari Santi harus berpacu dengan kokok ayam agar tak ketinggalan mobil jemputan yang rutin mengantar dia ke Bandara Soekarno-Hatta, tempat kerjanya. Santi adalah karyawan perusahaan perbaikan dan perawatan pesawat terbang di Cengkareng. Jabatannya lumayan: corporate communications officer.
Sepeda Santi dinamai Faster. Setiap pagi dia menempuh jarak sekitar 7 km. Begitu juga tiap sore. Dulu ia menggunakan jasa ojek menuju tempat jemputan. "(Ongkosnya) 15 ribu rupiah dari rumah sampai ke pinggir jalan untuk naik jemputan. Sedangkan ongkos pulang 5 ribu rupiah," katanya.
Itu belum termasuk potongan untuk bus jemputan. Setiap bulan gaji Santi dipotong sekitar Rp 700 ribu untuk membayar mobil jemputan Rp 35 ribu per hari. Ongkos jemputan memang sedikit lebih murah dibanding ongkos DAMRI jurusan bandara.
Santi juga pernah menggunakan jasa angkutan umum secara ketengan alias gonta-ganti angkutan dari rumahnya hingga Kantor Wali Kota Depok. "Sudah angkotnya lama, Kopaja juga lelet jalannya," katanya sedikit geram. Akibatnya beberapa kali Santi ketinggalan bus jemputan, meski sudah berangkat pagi-pagi sekali.
Akhir tahun lalu Santi memutuskan memilih sepeda sebagai kendaraan alternatif. Awal tahun dia mencari sepeda yang murah meriah. Akhirnya di sebuah bengkel sepeda dekat rumahnya dia menemukan Faster. Dengan uang Rp 350 ribu perempuan berwajah bulat ini berhasil membawa pulang Faster.
Santi punya alasan khusus memilih bersepeda. Pertama, sepeda merupakan kendaraan tanpa ongkos. "Kendaraan yang kita nggak ngeluarin uang, maksudnya biar ‘pahe' (paket hemat) gitu loh," katanya. "Intinya memang untuk penghematan. Me-minimize-lah pengeluaran-pengeluaran kita sebulan. Soalnya masih ngerasa gali lubang tutup lubang." Foto: Dian Ali Rachman (Bersambung...)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
- UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%20 November 2008 - 15:19 WIB
- Mahasiswa Protes Kenaikan APBD Jateng 19 November 2008 - 14:34 WIB
- Ribuan Warga Miskin Terancam Tak Dapat Layanan Kesehatan17 November 2008 - 17:4 WIB
- Pemkab Bantul Larang Pungli Kompor Gas 17 November 2008 - 16:10 WIB
- Harga Minyak Dunia Akan Naik Lagi12 November 2008 - 13:21 WIB
Kisah Terkait
- Mereka Juga Terlilit BBM (2)10 Juni 2008 - 11:39 WIB
- Mereka yang Tak Terkucuri BLT (3, habis)29 Mei 2008 - 11:10 WIB
- Mereka yang Tak Terkucuri BLT (2)28 Mei 2008 - 15:23 WIB
- Mereka yang Tak Terkucuri BLT (1)27 Mei 2008 - 14:5 WIB
- Utang Berujung Ajal15 Februari 2008 - 13:37 WIB
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Inspirasi
Politik Aspal di Sepotong Jalan
31 Oktober 2008 - 9:48 WIB
SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







