| 20 November 2008 |
Kisah
Mereka yang Tak Terkucuri BLT (1)
27 Mei 2008 - 14:5 WIB
Yuliyanti
Banyak orang miskin tak dapat bantuan langsung tunai. Ada yang dicoret karena statusnya menjanda.
Sahyati, 46 tahun, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya. Ditemani cucunya janda beranak satu ini menyaksikan tetangganya yang sedang berjajar di antri untuk mencairkan Bantuan Lansung Tunai (BLT) di kantor pos Kelurahan Senen, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 24 Mei lalu.
Air matanya tak kuasa ditahannya. Tahun ini Sahyati tidak menerima mendapat kartu BLT dari seperti tahun 2005. Alasannya, suaminya, Priyono, sudah dicoret dari daftar penerima BLT sebab sudah meninggal dunia. “Sekarang, nggak ada bapaknya, gak dapat (BLT),” katanya. “Saya sedih, anak satu, jadi babu. Bisa ngasih (uang), tapi nggak layak.”
Agar tetap mendapat dana kompenasasi kenaikan bahan bakar itu, Sahyati mendatangi ketua RT setempat, mendatangi kantor kelurahan hingga kantor kecamatan. Tapi, hasilnya nihil. Ketua RT mengatakan yang terdaftar sebagai penerima BLT adalah suami Sahyati, dan BLT tidak dapat diwariskan. Jadi, setelah suaminya meninggal dunia keluarga tersebut tak dicatat sebagai penerima bantuan BLT. “Mungkin belum rejeki. Nanti ada susulan...” kata ketua RT ditirikuan Sahyati.
Mendiang suami Sahyati bekerja sebagai tukang potong ayam di pasar Proyek Senen, Jakarta Pusat. Kini, setelah suaminya tiada, Sahyati memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan bekerja sebagai tukang cuci pakaian.
Sudah jatuh tertimpa tangga. Sejak suaminya meninggal 4 bulan lalu, penyakit diabetes menyerang Sahyati sehingga tak mampu bekerja lagi. Oleh karena itu, Sahyati sangat berharap mendapat bantuan pemerintah itu. “Kalau dapat saya cukup-cukupin. Saya kalau ngomong (soal BLT) nangis terus.. suami saya baru 100 hari meninggal,” katanya. “Sekarang seperak saja gak ada yang ngasih. Sekarang saya gak bisa kerja, kena penyakit gula, gak bisa apa-apa, badan saya lemas. Kalau saya bisa kerja mungkin masih dapat uang,” tambahnya.(Foto: Dian Alirachman)
(bersambung...)
©2008 VHRmedia.com
Berita Terkait
- Mahasiswa Protes Kenaikan APBD Jateng 19 November 2008 - 14:34 WIB
- Ribuan Warga Miskin Terancam Tak Dapat Layanan Kesehatan17 November 2008 - 17:4 WIB
- Pemkab Bantul Larang Pungli Kompor Gas 17 November 2008 - 16:10 WIB
- Harga Minyak Dunia Akan Naik Lagi12 November 2008 - 13:21 WIB
- Subsidi BBM Sebaiknya untuk Transportasi Publik7 November 2008 - 16:24 WIB
Kisah Terkait
- Mereka Juga Terlilit BBM (2)10 Juni 2008 - 11:39 WIB
- Mereka Juga Terlilit BBM (1)9 Juni 2008 - 14:6 WIB
- Mereka yang Tak Terkucuri BLT (3, habis)29 Mei 2008 - 11:10 WIB
- Mereka yang Tak Terkucuri BLT (2)28 Mei 2008 - 15:23 WIB
- Utang Berujung Ajal15 Februari 2008 - 13:37 WIB
Agenda
Berita Terkini
Kejagung Akan Hentikan Penyidikan Kasus VLCC
20 November 2008 - 18:9 WIB
Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak
20 November 2008 - 16:54 WIB
Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran
20 November 2008 - 15:59 WIB
UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%
20 November 2008 - 15:19 WIB
PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban
20 November 2008 - 14:25 WIB
Inspirasi
Politik Aspal di Sepotong Jalan
31 Oktober 2008 - 9:48 WIB
SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala
Berita Terpopuler
Amrozi Cs Dieksekusi Pukul 00.15 WIB
9 November 2008 - 3:53 WIB
Tolak SKB 4 Menteri, Demo Buruh Ricuh di Istana
6 November 2008 - 18:48 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (2)
9 November 2008 - 8:24 WIB
Terjawab Sudah Teka-teki Eksekusi Amrozi Cs (1)
9 November 2008 - 8:21 WIB
Pembela Amrozi Cs Ancam Lapor Mahkamah Internasional
7 November 2008 - 18:30 WIB
Curhat
Menakar Harga Perempuan
30 November 2007 - 11:45 WIB
Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah
12 September 2007 - 11:20 WIB
Bayi Mungil di Rumah Kontrakan
13 Agustus 2007 - 14:12 WIB
Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin
11 Juli 2007 - 12:32 WIB
Bukan Salah Kartinem...
24 April 2007 - 11:51 WIB







