Voice of Human Rights News Center

English English 20 November 2008  

 

Kisah

Mereka yang Tak Terkucuri BLT (3, habis)

Yuliyanti

Penerima BLTKetua RT 07 RW 04, Kelurahan Senen, Mujiwaras, mengaku ia dan ketua RT lain takut membagikan kartu BLT. Apalagi, sebagian warganya yang miskin tak lagi kebagian kartu BLT. Untuk mensiasatinya Waras dan beberapa ketua RT mencoba memasukkan warganya warganya yang tidak terdaftar penerima BLT ke dalam daftar penerima beras untuk rakyat miskin (raskin). Tapi, niatnya membantu warganya yang miskin ditolak oleh aparat kelurahan dan kecamatan. Alasannya, belum ada pembaruan daftar penerima raskin.

Kata Mujiwaras, mayoritas warga RT 07 yang tidak mampu tak kebagian kartu BLT. “Kita minta pihak kelurahan (agar daftar penerima BLT) bisa ditambah. Karena ada juga yang dulu penghasilannya kurang sekarang sudah bertambah, masih tapi banyak juga yang penghasilanya masih di bawah (garis kemiskinan),” katanya.

Menurt Mujiwaras pula, warganya pun sempat ragu menerima uang BLT, karena mereka menganggap BLT tidak bisa menyelesaikan masalah kenaikan harga bahan pokok karena naiknya harga BBM. Jika mereka menolak juga, mereka bakal kehilangan haknya. Sementara tak jelas akan kemana lari uang itu jika mereka tidak mengambilnya.

Orang-orang di sini ketakutan kalau menerima, percuma dapat uang beginian harga-harga jadi tinggi. Jadi percuma dapat uang beginian,” katanya. “Kalau nggak diterima, nanti larinya juga kemana?” tambah Mujiwaras. (Foto: Dian Alirachman)

©2008 VHRmedia.com


Berita Terkait

Arsip Berita »

Kisah Terkait

Arsip Kisah »

Artikel Terkait

Arsip Artikel »



Berita Terkini

Kejagung Hentikan Penyidikan Kasus VLCC

20 November 2008 - 18:9 WIB

Yusril ‘Seret’ Marsilam Simanjuntak

20 November 2008 - 16:54 WIB

Polda & Apjati Jatim Teken MoU Lindungi Buruh Migran

20 November 2008 - 15:59 WIB

UMK Jateng Tahun 2009 Naik 12,92%

20 November 2008 - 15:19 WIB

PP 44/2008 Kaburkan Hak Kompensasi Korban

20 November 2008 - 14:25 WIB

Arsip Berita »

Inspirasi

Politik Aspal di Sepotong Jalan

31 Oktober 2008 - 9:48 WIB

 SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.


"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua