Voice of Human Rights News Center

English English 24 Juli 2008  

 

Kisah

Kios Narkoba (3, selesai)

Yuliyanti

grafiti di Kios"Kalau mau pakai narkoba, jangan nyuntik. Tapi kalau mau suntik, pakai yang steril. Lu sesungguhnya bisa berhenti. Kami  punya program yang bisa bikin lu berhenti."


APARAT kepolisian dan masyarakat masih menganggap pecandu narkoba sebagai pelaku tindak kriminal. Padahal, pecandu adalah kelompok rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan, terutama dari penularan HIV. 


"Apakah dari sisi hukum pengguna narkoba adalah kriminal? Itu pun masih dalam perdebatan," kata Suhendro, pengacara Kios. "Tapi di sini isunya adalah kesehatan. Setiap warga punya hak untuk bebas dari penyakit menular. Jadi, untuk melindungi si napzun dan  keluarganya.

Kios Narkoba (2)

Yuliyanti

Skretariat Kios NarkobaKarena membagikan jarum gratis, mereka dituduh melegalkan narkoba dan kristenisasi. Bahkan ada petugas lapangan yang diarak telanjang dan dihujani peluru.

 

HASIL penelitian Kios membuktikan hampir separuh pencandu narkoba menggunakan jarum suntik bekas dan bergantian. Sedangkan Pusat Data Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) memperkirakan pada tahun 2010 ada 400.000 orang terinveksi HIV dan 100.000 kematian akibat HIV.

Karena itu Kios lebih memilih mengurangi dampak buruk narkoba ketimbang menghukum pengguna narkoba. Pendekatan ini dikenal dengan istilah harm reduction. Pendekatan ini memang masih menjadi perdebatan di kalangan pihak yang menanggulangi

Kios Narkoba (1)

Yuliyanti

Kios Narkoba"Minta insul! Dua...."

"Gak bawa."

"Gimana sih, kok gak bawa? Lupa?"

"Dapatnya cuma satu...."


ITU dialog antara Rahmat alias Poncol dengan ayahnya. Anak dan bapak ini sedang mencari jarum suntik di Kios Universitas Atmajaya. Keduanya adalah pecandu narkoba. Sudah satu tahun bapak-anak ini kerap mendatangi Kios Atmajaya untuk menukarkan jarum suntik bekas dengan jarum suntik baru. Hari itu mereka kurang beruntung, hanya mendapat satu jarum suntik. Terpaksa bapaknya mengalah.


Kios di Jalan Ampasit 6 Nomor 15, Cideng Barat, Jakarta Pusat, itu didirikan oleh Universitas Katolik Atmajaya Jakarta. Lokasi kios memang dipilih di daerah

Masih Ada Damai di Cisalada (3)

Indah Nurmasari

 Jemaat Ahmadiyah tetap rukun dengan para tetangga. Konflik keyakinan yang terus diliput media seakan tak mengusik kerukunan itu.

 

HUMAEDI tidak takut atas dikeluarkannya surat keputusan tiga menteri yang berisi pembatasan aktivitas Ahmadiyah. Ia merasa ajaran Ahmadiyah tidak salah. Bahkan pada tahun 1953 Departemen Kehakiman telah mengeluarkan surat keputusan yang mengesahkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Pengesahan tu dituangkan dalam keputusan RI.No.JA.5/23/13 tanggal 13 Maret 1953. Bagi Humaedi, ia memilih keyakinan secara sukarela.

 

Begitu pula Bu Ito. Ia merasa tidak takut atas keluarnya SKB

Masih Ada Damai di Cisalada (2)

Indah Nurmasari

AhmadiyahJemaat Ahmadiyah tetap hidup rukun dengan para tetangga. Konflik keyakinan yang terus diberitakan media tak menjalar ke kampung itu.

 

Ghalib bingung saat menyaksikan langsung peristiwa penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Parung itu. Dia pun bertanya apa yang sebenarnya terjadi. "Ada orang gila lagi ngamuk...." jawab ayahnya sembari segera menyingkir.

 

Lalu Ghalib dan sang ayah mengamankan diri ke masjid. Ia melihat anak-anak perempuan berlarian ketakutan. "Saya ngumpet juga," katanya. "Takut kena batu. Saudara saya kena (batu pada) keningnya. Saya lihat sendiri.

1 2 3 4 5 6 »» Oldest

Lakon

Hari-hari Terakhir Sugeng

sugeng terpidana matiDI halaman tengah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, terdapat taman indah dengan bermacam jenis bunga dan pepohonan.

Tokoh

Ariyo dan Kekuatan Dongeng (1)

MALAM itu panggung utama Bobo Fair diramaikan anak-anak. Mereka menikmati  suara renyah seorang pendongeng. Tawa dan komentar anak-anak bersahutan di sela-sela dongeng yang dibawakan Ariyo. Memasuki cerita kedua, anak-anak semakin merapat.

Sikap

Ayin, Amin, SBY, Manusia Kawat, dll

Setidaknya ada empat sosok manusia yang menjadi sorotan jutaan pasang mata pembaca berita di berbagai media massa saat ini. Ayin atau Artalyta menjadi sorotan karena dialah perempuan cantik (hmm,



Berita Terkini

Inspirasi

Kaum Muda

27 Juni 2008 - 10:9 WIB

 Sungguh menarik untuk terus menyimak udaran gagasan tentang politik dan pemuda dari para pemikir negeri ini. Wacana ini menguat, mungkin karena ada momentum 10 tahun reformasi, dan anggapan atas ultah 100 tahun Nusantara. Tetapi mungkin juga karena atmosfer

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua
Teater Sandekala