Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Sikap

Hari HAM, Hari Antikorupsi, dan Hari-hari Biasa

FX Rudy Gunawan

Pada bulan Desember ini kita memperingati sejumlah hari penting yang merupakan perayaan untuk memuliakan kemanusiaan kita. Misalnya 9 Desember yang diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia dan 10 Desember yang sudah lama kita peringati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Sedunia. Sebelumnya, tanggal 7 Desember adalah peringatan Hari Sukarelawan Sedunia. Mungkin di berbagai belahah dunia lain, banyak juga negara yang memiliki peringatan, yang juga mungkin perayaan, penting di bulan Desember untuk memuliakan kemanusiaan kita. Seperti di Indonesia kita juga merayakan Hari Ibu pada 22 Desember, persis tiga hari sebelum umat Kristen dan Katholik merayakan hari besar Natal.


Bulan Desember menjadi momen penting bagi kemanusiaan kita. Kita diingatkan agar menjadi lebih manusiawi, menjadi manusia yang lebih baik, adil, dan peduli pada tahun-tahun mendatang. Di televisi sejak awal bulan ini kampanye partai-partai yang akan bertarung dalam Pemilihan Umum 2009 pun memanfaatkan momentum penting bulan Desember sebagai perayaan kemanusiaan kita. Tentulah ini sah-sah saja sebagai sebuah bentuk kampanye untuk menarik minat masyarakat. Namun, pemanfaatan momentum perayaan tersebut harus dipahami memiliki konsekuensi yang harus dipenuhi oleh partai yang menggunakannya untuk materi kampanye. Katakanlah sebuah partai yang berkampanye memakai momentum Hari Antikorupsi Sedunia, maka harus benar-benar berjuang melawan dan memberantas korupsi. Terutama jika partai tersebut menjadi partai pemenang pemilu nanti.


Kebetulan pula, di bulan Desember 2008 ini umat Islam di seluruh dunia juga merayakan hari besar Idul Adha. Semangat berkorban adalah sesuatu yang erat kaitannya dengan kualitas kemanusiaan seseorang, karena itu perayaan Idul Adha 1429 Hijriah yang jatuh pada 8 Desember lalu terasa sangat menyatu dengan perayaan hari-hari penting untuk memuliakan nilai kemanusiaan. Kita tahu, pengorbanan untuk memajukan kehidupan kita sebagai manusia, sebagai warga masyarakat, dan sebagai rakyat Indonesia, masih sangat diperlukan dalam semua tataran kehidupan. Nilai-nilai warisan keluhuran budaya lokal kita seperti gotong-royong, musyawarah, solidaritas, tepo seliro atau toleransi, semakin hari kian memudar dan terancam lenyap bila kita tak segera menguatkannya kembali. Sayang, upaya-upaya untuk itu, baik dari pihak yang berwenang dalam pemerintahan maupun lembaga-lembaga swadaya masyarakat, masih sangat sedikit.


Di bulan Desember juga kita diingatkan bahwa satu tahun sudah akan berlalu. Satu tahun sudah akan kita lewati. Apakah yang sudah kita lakukan selama setahun ini? Kesadaran untuk merenungkan kembali hidup dan perbuatan kita selama setahun pun muncul pada bulan Desember. Kita mencoba melihat ulang, meninjau, dan mengkaji hidup kita untuk merencanakan sesuatu yang lebih baik pada tahun berikutnya. Mungkin tidak semua kita melakukannya. Mungkin segelintir saja dari kita yang melakukannya dengan sungguh serius dan setulus hati. Upaya memaknai kembali hidup dan perbuatan-perbuatan ini memang kerap kita abaikan, karena saking lelahnya menghadapi berbagai persoalan dalam hidup sepanjang tahun-tahun yang sudah kita lewati.


Sebenarnya kita tidak perlu merasa lelah untuk melakukannya. Sebenarnya setiap hari kita bisa melakukannya. Setiap hari di hari-hari yang biasa saja. Hari-hari di mana tidak ada peringatan atau perayaaan apa pun. Hanya sebuah hari biasa di mana kita bisa menemukannya di bulan apa pun pada tahun berapa pun. Hari-hari biasa saja yang biasanya berlalu begitu saja. Seolah tanpa makna apa pun. Di hari-hari biasa saja itulah seharusnya kita menemukan waktu untuk diri kita. Mungkin di sebuah malam yang tak berbintang. Atau mungkin di pagi hari menjelang fajar yang siap merekah merah dan embun masih menempel di rumput dan dedauan. Bahkan di siang hari yang terik pun kita bisa menemukan waktu untuk itu. Pada kesempatan-kesempatan seperti itu kita seharusnya mencoba merenung untuk memperbaiki kualitas hidup dan kualitas diri kita sebagai manusia seutuhnya.


Barangkali di hari-hari biasa itu kita justru menemukan sesuatu yang penting untuk menata kembali diri dan hidup kita. Peringatan dan perayaan hari-hari penting dan besar untuk memuliakan kemanusiaan kita sebenarnya hanya alat untuk membantu menemukan hari-hari biasa saja itu. Sebab, untuk menjadi lebih baik, yang kita perlukan pertama-tama adalah niat pribadi, bukan sesuatu dari luar diri kita. Dan setiap hari sepanjang tahun adalah kesempatan yang diberikan kepada kita semua untuk menjadi manusia yang lebih baik. (*)

©2010 VHRmedia.com


Kisah Terkait

Arsip Kisah »

Artikel Terkait

Arsip Artikel »



Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Inspirasi

Politik Aspal di Sepotong Jalan

31 Oktober 2008 - 9:48 WIB

 SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.


"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua