Voice of Human Rights News Center

English English 03 September 2010  

            Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com                Mulai Senin 19 Januari 2009 VHRmedia menyapa pembaca dengan wajah baru di: http://www.vhrmedia.com   

 

Tokoh

Ariyo dan Kekuatan Dongeng

Liza Desylanhi

MALAM itu panggung utama Bobo Fair diramaikan anak-anak. Mereka menikmati  suara renyah seorang pendongeng. Tawa dan komentar anak-anak bersahutan di sela-sela dongeng yang dibawakan Ariyo. Memasuki cerita kedua, anak-anak semakin merapat. Mereka kian antusias mendengarkan cerita itu. Mereka yang tadinya duduk di kursi belakang pindah ke hamparan karpet di bagian depan. Mereka lesehan, bergabung dengan anak-anak lain.


Ekspresi anak-anak itu beragam. Kadang mereka terbahak. Sebentar kemudian melonggo. Kadang-kadang melompat terkejut saat ceritanya menegangkan. Saat selingan lagu disuguhkan, anak-anak ikut bernyanyi sambil menggoyangkan badan.


Moch Ariyo Faridh Zidni, nama lengkap pendongeng itu. Pria kelahiran 28 tahun lalu itu menggabungkan dongeng dengan musik. Ariyo mengakui sering mengawinkan dongeng  dengan seni lain.


"Jadi, aku bisa menggunakan suara, gerak tubuh, mimik wajah. Kadang aku suka eksperimen bikin dongeng sambil nyanyi duet," kata alumnus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia itu. "Atau bikin satu dongeng sama tarian. Kadang mendongeng  pakai boneka tangan alias finger puppet, atau pakai tali atau kertas, origami."


Ariyo sering juga menggabungkan dongeng dengan out bond. Dia mengaku terinspirasi film Pirates of Carabian. Jadi, tak ada batasan dalam mendongeng. Baginya mendapatkan inspirasi untuk variasi mendongeng modalnya cuma satu: sensitivitas. Pendongeng harus sensitif dalam menggali cerita dari sumber mana pun, mulai dari nonton film, petunjukan wayang, teater, ilustrasi komik, koran, dan yang paling penting: rajin membaca buku. Semua bisa dijadikan sumber inspirasinya.


"Termasuk mendengarkan cerita tema. Curhatan-curhatan temen itu bisa jadi dongeng," katanya. "Ambil satu segmen bagian cerita dia yang konyol yang lucu-lucu bisa jadi dongeng."


Sudah satu dekade Ariyo serius menggeluti dunia dongeng. Ia tertarik pada dunia dongeng setelah mengikuti mata kuliah bacaan anak. Salah satu bahasan mata kuliah tersebut adalah pendekatan terhadap anak-anak melalui story telling. Suatu hari seorang dosen mengajaknya mendongeng di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Di sana, Ariyo merasakan dongeng berdurasi 30 menit yang dibawakannya untuk menghibur anak-anak yang menjalani rawat inap begitu berarti. Sejak itu dia terpanggil untuk mendongeng. (E2)
Foto: VHRmedia.com/Dian Ali Rahman

©2010 VHRmedia.com


Berita Terkait

Arsip Berita »

Kisah Terkait

Arsip Kisah »

Artikel Terkait

    Tidak ada data 5 Artikel terkait

Arsip Artikel »



Berita Terkini

Wajah Baru VHRmedia

21 Januari 2009 - 14:20 WIB

Imparsial Minta MA Kedepankan Pendekatan HAM

16 Januari 2009 - 23:54 WIB

Muchdi Pr Siapkan 6 Saksi untuk Usman Hamid

16 Januari 2009 - 21:33 WIB

Kejaksaan Agung Perpanjang Kerja Satgas Antiteror

16 Januari 2009 - 21:15 WIB

LIPP: KPUD Jatim Paksakan Pilgub III

16 Januari 2009 - 21:4 WIB

Arsip Berita »

Inspirasi

Politik Aspal di Sepotong Jalan

31 Oktober 2008 - 9:48 WIB

 SEPOTONG jalan sepanjang 1,5 kilometer membelah kampung kami jadi dua bagian: barat masuk wilayah Kelurahan Ngijo, sedangkan timur Kelurahan Patemon. Itulah "jalan raya" bagi kami, penduduk Gebyog, pedukuhan kecil di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.


"Berpuluh tahun lalu aparat desa meminta setiap kepala

ICW
Prakarsa Rakyat

Berita Terpopuler

Tidak ada data 5 Berita terpopuler

Arsip Berita »

Curhat

Menakar Harga Perempuan

30 November 2007 - 11:45 WIB

Gerobak Mi Ayam dan Konversi Minyak Tanah

12 September 2007 - 11:20 WIB

Bayi Mungil di Rumah Kontrakan

13 Agustus 2007 - 14:12 WIB

Juragan Kos-kosan dan Kartu Gakin

11 Juli 2007 - 12:32 WIB

Bukan Salah Kartinem...

24 April 2007 - 11:51 WIB

Arsip Curhat »

Foker Papua